MENGINTIP KEINDAHAN SURGA YANG DIJANJIKAN - JARIR ATH THABARI - DEPAN
BAB 13: CANGKIR TEH PENUH
๐ 02 Dec 2025
๐ 566 Views
๐
Konten Premium
Bab ini khusus pembaca berbayar. Dukung penulis dengan membeli akses penuh.
Masuk untuk Membeli Akses
BAB 13: CANGKIR TEH PENUH
Seorang profesor datang ke seorang Master Zen untuk belajar tentang Zen. Si Master menuangkan teh ke cangkir profesor itu. Cangkir sudah penuh, tapi Master terus menuang hingga tumpah meluber ke meja.
"Stop! Cangkirnya sudah penuh, tidak bisa diisi lagi!" teriak profesor.
"Seperti cangkir ini," kata Master Zen, "Kau datang dengan kepala penuh pendapat dan spekulasi sendiri. Bagaimana saya bisa mengajarkan Zen jika kau tidak mengosongkan cangkirmu dulu?"
HIKMAH: Kita tidak bisa belajar hal baru jika kita merasa sudah tahu segalanya. Kosongkan gelasmu.
Seorang profesor datang ke seorang Master Zen untuk belajar tentang Zen. Si Master menuangkan teh ke cangkir profesor itu. Cangkir sudah penuh, tapi Master terus menuang hingga tumpah meluber ke meja.
"Stop! Cangkirnya sudah penuh, tidak bisa diisi lagi!" teriak profesor.
"Seperti cangkir ini," kata Master Zen, "Kau datang dengan kepala penuh pendapat dan spekulasi sendiri. Bagaimana saya bisa mengajarkan Zen jika kau tidak mengosongkan cangkirmu dulu?"
HIKMAH: Kita tidak bisa belajar hal baru jika kita merasa sudah tahu segalanya. Kosongkan gelasmu.