MENGINTIP KEINDAHAN SURGA YANG DIJANJIKAN - JARIR ATH THABARI - DEPAN
BAB 4: AHLI TATA BAHASA
๐ 22 Dec 2025
๐ 565 Views
๐
Konten Premium
Bab ini khusus pembaca berbayar. Dukung penulis dengan membeli akses penuh.
Masuk untuk Membeli Akses
BAB 4: AHLI TATA BAHASA
Seorang ahli tata bahasa yang sombong naik perahu. Ia bertanya pada tukang perahu, "Apa kau pernah belajar ilmu Nahwu (tata bahasa)?"
"Tidak pernah," jawab tukang perahu.
"Sayang sekali, separuh hidupmu sia-sia," ejek si ahli.
Tiba-tiba badai datang dan perahu bocor. Tukang perahu bertanya, "Tuan, apa Tuan pernah belajar berenang?"
"Tidak!" teriak si ahli ketakutan.
"Sayang sekali, seluruh hidup Tuan akan sia-sia. Perahu ini akan tenggelam."
HIKMAH: Teori itu penting, tapi keterampilan hidup dan kemampuan bertahan (survival) jauh lebih penting saat menghadapi badai nyata.
Seorang ahli tata bahasa yang sombong naik perahu. Ia bertanya pada tukang perahu, "Apa kau pernah belajar ilmu Nahwu (tata bahasa)?"
"Tidak pernah," jawab tukang perahu.
"Sayang sekali, separuh hidupmu sia-sia," ejek si ahli.
Tiba-tiba badai datang dan perahu bocor. Tukang perahu bertanya, "Tuan, apa Tuan pernah belajar berenang?"
"Tidak!" teriak si ahli ketakutan.
"Sayang sekali, seluruh hidup Tuan akan sia-sia. Perahu ini akan tenggelam."
HIKMAH: Teori itu penting, tapi keterampilan hidup dan kemampuan bertahan (survival) jauh lebih penting saat menghadapi badai nyata.