MENGINTIP KEINDAHAN SURGA YANG DIJANJIKAN - JARIR ATH THABARI - DEPAN
BAB 28: KISAH PENSIL
๐ 15 Jan 2026
๐ 571 Views
๐
Konten Premium
Bab ini khusus pembaca berbayar. Dukung penulis dengan membeli akses penuh.
Masuk untuk Membeli Akses
BAB 28: KISAH PENSIL
Nenek berkata pada cucunya, "Jadilah seperti pensil.
1. Kau bisa membuat karya hebat, tapi harus rela dituntun oleh Tangan Yang Lebih Besar.
2. Kau harus rela diraut (sakit) agar kembali tajam dan berguna.
3. Kau punya penghapus, yang artinya salah itu wajar asal mau memperbaikinya.
4. Bagian terpentingmu ada di dalam (arang), bukan kayu luarnya."
HIKMAH: Filosofi hidup yang lengkap ada pada benda sederhana. Fokus pada esensi dalam diri dan kerelaan diproses.
Nenek berkata pada cucunya, "Jadilah seperti pensil.
1. Kau bisa membuat karya hebat, tapi harus rela dituntun oleh Tangan Yang Lebih Besar.
2. Kau harus rela diraut (sakit) agar kembali tajam dan berguna.
3. Kau punya penghapus, yang artinya salah itu wajar asal mau memperbaikinya.
4. Bagian terpentingmu ada di dalam (arang), bukan kayu luarnya."
HIKMAH: Filosofi hidup yang lengkap ada pada benda sederhana. Fokus pada esensi dalam diri dan kerelaan diproses.